Tingkatkan Performa Server dengan Cloudflare Page Rules

Wajib Baca

Backup File & Database dari Server Linux ke Amazon S3 Dengan Menggunakan S3cmd

Amazon S3 adalah solusi layanan penyimpanan data yang murah namun memiliki fitur yang top markotop! (Kalau Pak Bondan bilang,...

Cara Instal OpenVPN di VPS Berbasis CentOS 5

NOTE: CentOS 5 sudah tidak didukung oleh developernya, saya sudah membuat tutorial baru instal OpenVPN server...

Blokir Situs Porno di Jam Tertentu Menggunakan Squid Proxy Server & SquidGuard

Saya memiliki warnet dengan 3 cabang di Surabaya. Dimana pada jam pagi hingga sore/malam hari, banyak anak-anak dibawah umur...
Ferdian Alfiantohttps://tuts.web.id
Ferdian Alfianto adalah seorang penggila dunia Internet, Mac Lover; suka menggunakan Wordpress, bereksperimen dengan Linux (terutama Debian dan Ubuntu), mengutak-atik pfSense router, senang bereksperimen dengan LEMP (Linux, Nginx, MariaDB, PHP) dan Redis. Anda bisa kontak saya disini.

Cloudflare Page Rules adalah fitur Cloudflare yang tidak banyak dipakai oleh penggunanya, padahal fitur ini cukup powerful. Cloudflare Page Rules memungkinkan kita melakukan kontrol bagaimana Cloudflare memperlakukan URL situs kita.

Secara default Cloudflare tidak melakukan cache pada halaman situs, baik statis ataupun dinamis. Hanya file-file statis saja yang di cache oleh Cloudflare, seperti file gambar, css, javascript, dll. Jadi jika pengunjung mengakses situs anda, oleh Cloudflare akan langsung diteruskan ke server situs anda, kecuali file-file statis yang saya sebutkan diatas.

Untuk situs yang tidak terlalu banyak pengunjung mungkin bukan suatu masalah, akan tetapi jika situs anda termasuk sibuk dengan banyak pengunjung; maka akan menjadi masalah di sisi server. CPU load akan meningkat, begitu juga dengan bandwidth, I/O disk, dll.

Dengan Page Rules, kita dapat memerintahkan Cloudflare untuk melakukan cache halaman situs kita, apakah semua halaman atau sebagian saja. Dengan halaman situs dilayani oleh server Cloudflare, otomatis kinerja server akan ringan. Dan karena resource server tidak banyak terpakai, otomatis server dapat melayani lebih banyak pengunjung situs, menghemat bandwidth, dan anda bisa lebih banyak menginstal situs WordPress ke server.

Konfigurasi Cloudflare Page Rules

Saya asumsikan situs anda sudah dikonfigurasi menggunakan Cloudflare, dan kita tinggal masuk ke menu Page Rules.

Buat konfigurasi Page Rules seperti dibawah ini:

Konfigurasi Cloudflare Page Rules

Detail konfigurasi bisa dilihat dibawah ini.

Konfigurasi Cloudflare Page Rules
Pada konfigurasi ini, kita perintahkan Cloudflare agar TIDAK melakukan cache pada halaman login WordPress, karena jika kita cache akan menimbulkan masalah, seperti looping. Jika anda menggunakan CMS lain, sesuaikan dengan halaman login CMS tersebut.
Konfigurasi Cloudflare Page Rules
Di konfigurasi ini, fungsinya sama dengan konfigurasi pertama, yakni memerintahkan agar Cloudflare TIDAK melakukan cache di halaman-halaman yang digunakan untuk login.
Konfigurasi Cloudflare Page Rules
Pada konfigurasi terakhir ini, kita perintahkan Cloudflare agar melakukan cache di semua halaman situs WordPress kita.
NOTE: Konfigurasi pertama dan kedua posisinya harus berada diatas konfigurasi terakhir ini.

Lakukan tes, apakah Cloudflare sudah melakukan cache halaman situs WordPress kita, caranya dengan menjalankan command prompt (CMD) atau Windows PowerShell, dan jalankan perintah:

curl -I https://namadomainanda.com

Cek output perintah tersebut, dan jika ada kalimat CF-Cache-Status: HIT, berarti halaman situs anda sudah di cache oleh Cloudflare.

Cloudflare Cache Hit

Test Benchmark

Sama seperti di tulisan saya sebelumnya, Tutorial Instal EasyEngine v4 & Hasil Benchmark, kita akan melakukan test benchmark performa server dan situs kita dengan LoadImpact; dengan 100 user dan durasi 15 menit. Dan hasilnya adalah sebagai berikut:

Hasil Test Benchmark Cloudflare Page Rules

Response time rata-rata 12.52 ms, dan 238370 rekues berhasil dibuat dengan rata-rata 265 rekues per detik. Dan tercatat load CPU tertinggi hanya 0.16!

Mungkin hasil rekues tidak setinggi jika kita tidak menggunakan Cloudflare, seperti di tes ini. Namun yang perlu digarisbawahi adalah, response time jauh lebih kecil dan load CPU yang sangat rendah, ini adalah nilai impresif. Hampir dibilang server tidak melakukan kinerja sama sekali. Semua rekues dilayani oleh server Cloudflare.

5 KOMENTAR

  1. Kalo ini diaktifkan, apa tidak perlu pasang plugin cache lagi diwordpress nya?

    Atau semisalnya tetap pasang plugin cache, lalu kemudian saya posting/update artikel, apa saya cukup purge cache pada plugin saja, atau tetap harus purge cache cloudflare?
    terimakasih.

    • Bisa pake bisa nggak, misal wp-rocket dia berintegrasi dengan cloudflare, jadi misal ada update, maka wp-rocket akan otomatis melakukan purge ke cloudflare. Tapi tidak pake pun gak masalah.

      • Tapi setelah sukses saya coba, dan gk ada kesalahan satu pun, semua sama persis seperti contoh diatas, kok tiap akses websitesaya.com/ semua halaman jadi notfound ya

        • Agak aneh juga kalo jadi not found, karena seyogyanya konfigurasi diatas nggak merubah apapun, hanya menyuruh CF melakukan cache page situs kita, dengan interval waktu sesuai keinginan kita. Coba setelah selesai konfigurasi, purge cache dulu sebelum diakses situsnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru

8 Pasword Manager Gratis Terbaik 2019

Password manager adalah sebuah aplikasi yang membantu kita membuat password yang baik dan kuat, menyimpannya dengan keamanan...

10 DNS Server Gratis, Aman, Cepat & Reliable 2019

Berikut adalah beberapa DNS server yang bisa anda pergunakan untuk mempercepat browsing, gratis, aman & reliable.

Karaoke di Spotify, Mengapa Nggak?

Bagi penggemar karaoke, Spotify mungkin akan menjadi salah satu teman terbaik mereka. Karena Spotify telah mulai menguji fitur baru di negara tertentu...

13 Tips Mudah Mengamankan Situs WordPress

Kepopuleran Wordpress adalah sebuah kesuksesan, namun tentu disertai konsekuensi. Lebih dari 34% situs dibuat menggunakan platform Wordpress, tentu saja ini berakibat situs...

11 Tempat Untuk Melihat Serangan Cyber Secara Real-Time

Adalah pemandangan yang cukup mengasyikkan memantau aktifitas serangan cyber secara real-time di seluruh dunia. Ribuan situs web diretas setiap hari karena adanya...

Artikel Lain Terkait: