Tutorial Lengkap Instal CyberPanel + OpenLiteSpeed + WordPress

Wajib Baca

UpdraftPlus: Solusi Mudah Backup dan Restore WordPress

UpdraftPlus menyederhanakan proses backup, restore dan migrasi situs berbasis Wordpress. Ini adalah plugin backup Wordpress terpopuler di dunia, dengan...

Mudah Membangun OpenVPN Server dengan Pritunl

Sebelumnya saya sudah menulis tutorial membangun OpenVPN server di Centos 5, namun tidak ada panel kontrol untuk...

Tutorial 5 Menit Instal OpenVPN di Google Cloud

Sebelumnya saya sudah pernah menuliskan tutorial membangun OpenVPN menggunakan Pritunl, namun ada cara yang lebih mudah lagi...
Ferdian Alfiantohttps://tuts.web.id
Ferdian Alfianto adalah seorang penggila dunia Internet, Mac Lover; suka menggunakan Wordpress, bereksperimen dengan Linux (terutama Debian dan Ubuntu), mengutak-atik pfSense router, senang bereksperimen dengan LEMP (Linux, Nginx, MariaDB, PHP) dan Redis. Anda bisa kontak saya disini.

CyberPanel adalah salah satu alternatif panel kontrol hosting yang cukup mumpuni, dan tidak boleh dipandang sebelah mata. CyberPanel bukanlah panel kontrol kelas kaleng-kaleng, karena developernya adalah LiteSpeed Technologies, Inc.; pemain kawakan di dunia hosting, dengan produk andalannya LiteSpeed Web Server, yang sudah banyak dipakai oleh hosting provider, terutama yang menggunakan cPanel.

LiteSpeed Technologies merilis 2 tipe CyberPanel, yakni versi Open dan Enterprise. Untuk CyberPanel Open disematkan teknologi OpenLiteSpeed, sedang CyberPanel Enterprise menggunakna teknologi LSWS Enterprise.

CyberPanel Open bisa kita instal dan pakai secara gratis, dengan jumlah worker dan domain tidak terbatas. Sementara CyberPanel Enterprise tersedia versi gratis, namun terbatas hanya 1 worker, 1 domain dan maksimal 2 GB RAM. Sedang versi diatasnya tersedia dengan harga $10 per bulan untuk 1 worker, 5 domain dan maksimal 8 GB RAM. Hingga harga $92 per bulan untuk jumlah worker yang bisa diatur, dengan jumlah domain dan RAM tidak terbatas. Untuk infromasi harga CyberPanel Enterprise bisa dilihat di halaman ini.

Tutorial kali ini kita akan membahas instalasi CyberPanel Open, agar kita bisa menaruh beberapa situs WordPress kita. Salah satu keuntungan menggunakan CyberPanel untuk WordPress adalah sudah tersedianya sistem caching yang dinamakan LSCache.

Fitur-Fitur CyberPanel Open diantaranya:

  • Sistem caching LSCache
  • Kompatible dengan rewrite-rule Apache
  • Worker process tidak terbatas
  • SSL otomatis dengan Let’s Encrypt
  • Multiple PHP
  • Kompresi Brotli
  • Sudah mendukung TLS v1.3
  • Anti DDOS
  • Mod_security
  • Proteksi reCaptcha
  • High Availability
  • Tampilan GUI panel yang mudah
  • Untuk perbandingan fitur lainnya antara CyberPanel Open vs Enterprise, bisa dilihat di halaman ini.

Requirement

CyberPanel membutuhkan VPS atau Cloud Server atau Dedicated Server dengan spek:

  • CentOS 7.x (sebaiknya yang versi minimal)
  • Python 2.7
  • Minimal 1 GB RAM
  • Minimal 10 GB disk

Proses Instalasi

Kita update dulu server kita dengan perintah:

yum update yum && yum update -y

Kemudian masukan perintah ini untuk memulai instalasi CyberPanel:

sh <(curl https://cyberpanel.net/install.sh || wget -O - https://cyberpanel.net/install.sh)

Kemudian akan muncul pertanyaan pilihan, apakah anda (1) ingin menginstal CyberPanel, (2) menginstal Addons saja, atau (3) keluar dari proses instalasi. Silahkan masukan angka 1 dan enter, karena kita akan mulai proses instalasi CyberPanel.

Selanjutnya muncul lagi pertanyaan pilihan apakah (1) Instal CyberPanel dengan OpenLiteSpeed, (2) Instal CyberPanel dengan LiteSpeed Enterprise, atau (3) keluar dari instalasi. Masukan angka 1 dan enter, karena kita pilih instal CyberPanel dengan OpenLiteSpeed.

Pertanyaan berikutnya, apakah anda ingin menggunakan default password admin 1234567, ataukah anda ingin sistem men-generate password baru untuk anda, atau anda ingin memasukan password pilihan anda sendiri.
Kita pilih menggunakan default dulu saja, nanti kita akan kita ubah di panel kontrol setelah selesai instalasi. Silahkan ketik “d” dan enter.

Pertanyaan selanjutnya, apakah anda ingin menggunakan jsDelivr untuk melayani file-file CSS dan JavaScript? Kita pilih iya, karena ini bisa mengurangi beban resource server. Ketik “y” dan enter.

Next, pertanyaan apakah anda ingin menginstal ekstensi Memcached untuk PHP? Kita pilih tidak, karena kita akan menggunakan Redis. Ketik “N” dan enter.

Berikutnya, apakah anda ingin menginstal LiteSpeed Memcached? Kita pilih tidak lagi. Ketik “N” dan enter.

Selanjutnya, apakah anda ingin menginstal Memcached? Pilih tidak lagi, ketik “N” dan enter.

Pertanyaan berikutnya apakah anda ingin menginstal ektensi Redis untuk PHP? Sudah saya sebutkan sebelumnya bahwa kita akan menggunakan Redis untuk cache PHP, maka kita pilih iya, ketik “Y” dan enter.

Beriktunya, apakah anda ingin instal Redis? Pilih iya, ketik Y dan enter.

Dan proses instalasi CyberPanel akan berjalan, ambil secangkir kopi, kita tunggu hingga proses selesai.

Jika proses instalasi selesai, akan muncul tampilan sebagai berikut:

Sekarang coba akses CyberPanel dengan alamat:

https://alamatIPserver:8090

Seperti contoh diatas, IP server saya 35.240.251.52, maka alamat CyberPanelnya adalah https://35.240.251.52:8090

NOTE: Pada saat mengakses CyberPanel pertama kali, akan muncul notifikasi SSL tidak valid. Abaikan saja dulu, nanti kita akan menginstal SSL Let’s Encrypt untuk mendapatkan SSL yang valid.

Masukan username “admin” dan password “1234567” untuk login ke panel kontrol CyberPanel. Langkah awal sebelum kita memulai melakukan konfigurasi lainnya adalah merubah password defaultnya.

Navigasi ke menu Users -> Modify User. Pada bagian “Select Account“, pilih admin. Kemudian ganti email sesuai dengan email anda, dan masukkan password pengganti di kolom Password, dan klik tombol Modify User.

Untk tes, silahkan keluar dari panel kontrol, dan login kembali dengan password baru. Jika tidak ada masalah, berikutnya kita akan menginstal SSL untuk CyberPanel.

Instal SSL untuk Panel Kontrol CyberPanel

Agar bisa mengakses CyberPanel dengan valid SSL, kita akan membuat subdomain yang khusus kita arahkan dan digunakan untuk mengakses CyberPanel. Contoh disini saya menggunakan subdomain cp.tutswebid.xyz.
Untuk itu saya membuat A record di DNS, dan mengarahkan ke ke IP address CyberPanel.

Kemudian kembali ke CyberPanel, kita akan membuat website dengan domain diatas. Pilih menu Websites -> Create Website, dan sesuaikan seperti gambar dibawah, setelah selesai klik tombol “Create Website”.

Tunggu hingga proses membuat website selesai, dan jika sukses akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Selanjutnya navigasi ke menu SSL -> Hostname SSL, pada Select Website pilih subdomain yang kita setup diatas. Kemudian klik tombol “Issue SSL“.

Sekarang coba akses CyberPanel menggunakan subdomain, misalnya https://subdomain.com:8090

Instal WordPress

Sebelumnya kita arahkan dulu domain yang ingin kita gunakan untuk situs WordPress (sama seperti langkah mengarahkan subdomain diatas). Setelah terarah, silahkan login ke CyberPanel dan klik menu Websites -> Create Website, dan buat konfigurasi seperti gambar dibawah ini, jika sudah selesai klik tombol “Create Website”.

Tunggu hingga sampai ada konfirmasi proses pembuatan website selesai, kemudian klik menu Websites -> List Websites. Pada list domain yang akan diinstal WordPress, klik tautan “Manage”.

Setelah halaman terbuka, scroll kebawah, pada bagian Application Installer, klik WP + LSCache.

Kemudian akan muncul halaman konfigurasi instalasi WordPress, silahkan isi dengan contoh seperti gambar berikut. Tekan tombo “Install Now” untuk memulai proses instalasi WordPress.

Rewrite Rules

Jika proses instalasi sudah selesai, silahkan kunjungi website WordPress anda. Berikutnya kita akan melakukan konfigurasi LiteSpeed Cache (LSCache). Namun sebelumnya pastikan rewrite rules kita eksekusi, memaksa semua koneksi di arahkan ke HTTPS.

Untuk itu, di halaman konfigurasi domain, scroll ke bagian “Configurations”, dan klik “Rewrite Rules”. Pada Select Template, pilih “Force HTTP -> HTTPS”, dan klik “Save Rewrite Rules”.

Konfigurasi LiteSpeed Cache (LSCache)

LSCache adalah sistem caching bawaan LiteSpeed Server yang terinstal secara default ketika kita menginstal WordPress. LSCache memiliki fitur-fitur lengkap, sehingga kita tidak perlu lagi menginstal plugin cache pihak ketiga (mis. WP Rocket, WP Super Cache, dll).

Untuk memluai konfigurasi, login WordPress, klik menu “LiteSpeed Cache”, dan klik “Show Advanced Options” untuk membuka konfigurasi tingkat lanjut,

Biarkan secara default konfigurasi yang ada di tab General, Cache, Purge, Excludes, ESI, Debug & Crawler. Kita mulai dari tab Optimize, buat konfigurasi seperti gambar berikut:

Lanjut ke tab Tuning, buat konfigurasi seperti gambar dibawah ini:

Untuk tab Media, jika anda ingin menggunakan Lazy Load untuk gambar, silahkan aktifkan dengan menggeser tombol ke ON. Lazy load berfungsi menampilkan gambar hanya apabila pengunjung membuka halaman tersebut. Contohnya halaman yang memiliki isi yang panjang seperti artikel ini, ketika pengguna membuka halaman tersebut, tidak semua gambar akan ditampilkan diawal. Namun lazy load akan menahan, menunggu pengunjung melakukan scroll kebawah, maka gambar akan ditampilkan mengikuti scroll tersebut.

Untuk tab CDN, jika anda memakai CDN untuk melayani file javascript, css dan gambar, aktifkan disini. Saya anjurkan menggunakan layanan CDN, tersedia layanan CDN gratis yang saya buat, yakni AnyoneCDN. Jika anda menggunakan Cloudflare, maka konfigurasi CDN tidak diperlukan.

Selanjutnya di tab Advanced, kita aktifkan Redis cache dan browser cache, lihat konfigurasi seperti digambar berikut.

Cyberpanel Advanced Tab

Simpan semua konfigurasi dengan menekan tombol “Save Changes” yang ada di kiri bawah. Situs WordPress anda sekarang sudah siap beroperasi :).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru

8 Pasword Manager Gratis Terbaik 2019

Password manager adalah sebuah aplikasi yang membantu kita membuat password yang baik dan kuat, menyimpannya dengan keamanan...

10 DNS Server Gratis, Aman, Cepat & Reliable 2019

Berikut adalah beberapa DNS server yang bisa anda pergunakan untuk mempercepat browsing, gratis, aman & reliable.

Karaoke di Spotify, Mengapa Nggak?

Bagi penggemar karaoke, Spotify mungkin akan menjadi salah satu teman terbaik mereka. Karena Spotify telah mulai menguji fitur baru di negara tertentu...

13 Tips Mudah Mengamankan Situs WordPress

Kepopuleran Wordpress adalah sebuah kesuksesan, namun tentu disertai konsekuensi. Lebih dari 34% situs dibuat menggunakan platform Wordpress, tentu saja ini berakibat situs...

11 Tempat Untuk Melihat Serangan Cyber Secara Real-Time

Adalah pemandangan yang cukup mengasyikkan memantau aktifitas serangan cyber secara real-time di seluruh dunia. Ribuan situs web diretas setiap hari karena adanya...

Artikel Lain Terkait: